Cari

TAUHID; ASAS PERADABAN ISLAM

Tuesday, 18 August 2015


Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. 
(QS. An-Nur: 55)

Islam yang diturunkan sebagai dÊn, sejatinya telah memiliki konsep seminalnya sebagai peradaban. Sebab kata dÊn itu sendiri telah membawa makna keberhutangan, susunan kekuasaan, struktur hukum, dan kecenderungan manusia untuk membentuk masyarakat yang mentaati hukum dan mencari pemerintah yang adil.[1] Artinya dalam istilah dÊn itu tersembunyi suatu sistem kehidupan. Oleh sebab itu ketika dÊn (agama) Allah yang bernama Islam itu telah disempurnakan dan dilaksanakan di suatu tempat, maka tempat itu diberi nama MadÊnah.[2] Dari akar kata dÊn dan MadÊnah ini lalu dibentuk akar kata baru madana, yang berarti membangun, mendirikan kota, memajukan, memurnikan dan memartabatkan.[3]

ALHAMDULILLAH, PARADE TAUHID BERHASIL SATUKAN UMAT

Sunday, 16 August 2015


Al-Qolam(16/815)-Dalam tulisan yang sebelumnya, Penulis telah mengungkapkan ada tiga alasan, mengapa #ParadeTauhid harus didukung. Sebenarnya, pelaksanaan Parade ini bukanlah hal yang mudah. Sebab telah banyak beredar isu yang menyebutkan bahwa Parade tauhid tidak boleh diikuti. Entah alasan bid’ah, bergabung dengan harakiyyin hizbiyyin, tasyabbuh bil kufffar, memperingati ulang tahun dan lain-lain.
Akan tetapi, Alhamdulillah di atas semua itu, Parade tauhid berhasil dilaksanakan. Bahkan di luar dugaan. Jumlah peserta yang awalnya hanya diprediksi ribuan meledak menjadi ratusan ribu, kata Ust. Haikal Hasan selaku Ketua Panitia.

3 ALASAN, MENGAPA KAMI IKUT PARADE TAUHID (Bag.3 - Habis)

Friday, 14 August 2015


Framework negara dan agama menjadi satu, tidak lagi dikotomis. Karena mereka adalah umat islam yang sedang berada dalam aturan politik negara Indonesia. Hingga perjuangan menegakkan syariat Islam, bukan hal mustahil dilakukan dengan cara yang benar tanpa ada mudharat.
Bersamaan dengan itu, upaya impor ideologi Iran yang telah tertuang dalam grand strategi mensyiah-kan dunia sudah masuk dalam dinamika politik bangsa. Sehingga umat islam di Indonesia sadar, bahwa musuh mereka bukanlah satu. Ada yang datang dari luar berupa antek asing, ada pula yang datang dari dalam. Mengaku Islam, tapi membenci perjuangan sahabat memperjuangkan Islam. Ya, Ideologi Syiah. Kesadaran tentang gerakan Syiah tertuang dan diungkapkan oleh Prof. Dr. Kamaluddin Nurdin dalam buku beliau, “Agenda Politik Syiah”.

 

Iklan Buku

Followers

Bincang-Bincang